Sosialisasi PM-AAM di Mahakam Ulu
BRMP Kalimantan Timur Kenalkan PM-AAS dan Sosialisasikan Bantuan Pemerintah kepada Penyuluh di Kabupaten Mahakam Ulu
Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Kalimantan Timur melaksanakan kegiatan sosialisasi dan pengenalan Pertanian Modern Advanced Agriculture System (PM-AAS) sekaligus kembali melakukan sosialisasi Banper kepada penyuluh pertanian dan Kelompok Jabatan Fungsional (KJF) di Kab. Mahakam Ulu (16/7).
Kegiatan dibuka oleh Dr. Ahmad Subhan, M,Sc (Kepala BB BRMP Kalimantan Timur) yang menyampaikan bahwa Luas Baku Sawah peningkatan produksi padi di Kab. Mahulu tidak dapat lagi mengandalkan perluasan lahan (ekstensifikasi). Oleh karena itu, salah satu program yang membantu mendukung peningkatan swasembada pangan adalah menerapkan model PM-AAS, dimana PM-AAS dinilai sangat tepat diterapkan sebagai upaya produksi melalui optimalisasi lahan yang ada (intensifikasi) sehingga mampu meningkatkan hasil panen. Selain itu, beliau juga menyampaikan mengenai dukungan terhadap program swasembada pangan dari Kementerian seperti peningkatan LTT, CSR, Oplah dan Klopencapir.
Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Bapak Ngadino, S.P., M.Pd (Sekreraris Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kab. Mahulu), Bapak Semion, S.Pi (Kabid TPH Kab. Mahulu), Bapak Roni Wigbertus, S.P., M.AP. (Kabid Penyuluhan Kab. Mahulu), Kelsi Penyuluh Prov. Kaltim (Badri, S.P., M.P).
Tim Pendampingan Modernisasi Pertanian menyampaikan progres banper yang sudah diajukan dari Kab. Mahulu. Selain itu, juga mendorong percepatan usulan banper PM-AAS dan usulan lainnya yang sesuai dengan kondisi namun tetap mengacu pada petunjuk teknis yang berlaku mendukung penyaluran bantuan pemerintah yang lebih efektif dan akuntabel.
Pada sesi diskusi, peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi terhadap model PM-AAS dan bantuan pemerintah. Berbagai pertanyaan dan tanggapan disampaikan, serta para peserta menyatakan kesiapan untuk menerapkan model PM-AAS dan mengusulkan banper yang sesuai wilayah kerj